Rabu, 14 November 2012

My life story


Sesungguhnya, apa yang ada di dalam benak mu ?
Apaa ?
Apa tak cukup tlah ku buat kau mengerti. . . .
Apa tak ada sesuatu lagi yang tersisa ?
Apa rasa itu tak berharga di matamu ?

Rasa ku kini tlah ku hanyutkan bersama dengan terpaan hujan,
Mengalir jauh tak terhingga..
Sesekali penyesalan itu muncul,
Sesekali aku terdiam tak memikirkan apapun.
Tuhan yang membuatku bertahan,
Dan dirimu menghilang di kegelapan,
Hanya 1 cahaya yang dapat ku lihat dan menerangi jalan ku saat ku terjatuh
Bukanlah dirimu. . . . tetapi Tuhan..
Saat kau takkan perduli lagi,
Aku akan pergi bersama Nya
Ke tempat yang Maha Tinggi. . .
Dan ku yakin tak ada penyesalan yang keluar dari mulutmu…


As the past time


Awalnya mungkin bahagia. . . . .
Penuh canda.
Namun sekarang apalah arti semuanya itu untuk mu . . .
“tiada arti lagi”
Terkadang cinta dapat membuat ku tersenyum.
Namun tak selamanya semua itu akan abadi.
Tak selamanya cinta itu indah. . . .

Rasanya aku ingin pergi menjauh,
Bila kau memang tidak menginginkan ku lagi..
Aku tak berarti lagi untuk mu. . .
Dan aku bukan siapa – siapa lagi…
Aku bukanlah satu – satunya orang yang dapat membuatmu tenang,
Bahkan aku tak pernah bisa membuat mu bahagia lagi..
Seperti yang dulu…

My wound with you


Rasa. . . . . rasa yang dulu… meneteskan air mata ku,
Cinta. . . . . cinta yang ku rasakan sekarang, apakah itu benar cinta ?
Atau hanya simpati yang meluap - luap. . . .

Ku terus mencari arti cinta ku ini, apakah harus seperti ini ?
Bagaimana cara ku tuk lupakan perih yang ku rasa ?
Dirimu takkan pernah mengerti , tak cukup bisa tuk memahami ku,
Tentang rasa ku, tentang lara ku.
Kau hanya tersenyum, sesungguhnya senyum itu luka lama untukku,
Karena setiap kau tersenyum, ku teringat semua kisah tentang kita.
Kisah kita yang dahulu, sebelum kau mulai berubah dan pergi menjauh
Sebelum kau bilang kita bukan apa – apa lagi.

Sebelum akhirnya ku mundur dengan rasa sakit ku,
Mencoba tuk menyudahi semuanya,
Tuk lupakan dirimu,
Lupakan cintaku..